D Tujuan Kebijakan Politik Luar Negeri Politik luar negeri bertujuan sebagai berikut : 1. Membentuk negara kesatuan yang demokratis 2. Membentuk masyarakat yang adil dan makmur, baik material maupun spiritual dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia dan semua negara di dunia 3.
MenluMarsudi menegaskan bahwa jiwa politik luar negeri Indonesia tetap berpegang pada doktrin politik luar negeri "bebas aktif" dan turut memperjuangkan visi Indonesia sebagai poros maritim yang didorong dengan diplomasi kerakyatan dan membumi. Beliau menambahkan bahwa fokus utama aktivitas Indonesia pada tahun 2015 adalah mendorong
Pengaruhyang paling besar dapat dilihat dari ekspor, impor, investasi, dan tenaga kerja. Berkat globalisasi ekonomi, Indonesia dapat menjual produk dalam negeri ke luar negeri melalui kegiatan ekspor. Dari data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS), pada Agustus 2019 tercatat Nilai ekspor Indonesia Agustus 2019 mencapai US$14,28 miliar.
Globalisasidi Bidang Budaya 1. Masuk dan menyebarnya budaya asing 2. Masuknya mode-mode pakaian luar negeri 3. Banyaknya imigrasi 4. Terjadinya pertukaran budaya Internasional 5. Hilangnya budaya-budaya tradisional secara perlahan Globalisasi di Bidang Politik 1. Dibentuknya PBB 2. Timbulnya kerjasama antar negara 3. Timbulnya politik negara 4.
SoalPolitik Luar Negeri Indonesia Dalam Era Globalisasi |PKn Kelas 6 - Latihan Soal Online Plus Jawaban. Bab 4 Peran Indonesia di Dunia Internasional. Peranan politik luar negeri indonesia di era globalisasi bersifat… - Brainly.co.id. Pancasila di Era Globalisasi. Contoh Peranan Politik Luar Negeri Indonesia Dalam Bidang Politik - Temukan
1Short Essay - POLUGRI RI "Politik Luar Negeri Indonesia : Memahami Urgensi Kepentingan Nasional Indonesia Dalam Bidang Ekonomi dan Politik" (Indah Novita - Mahasiswa Hubungan Internasional UIN Syarif Hidayatullah Jakarta) Pasca terjadinya Perang Dingin yang terjadi antara dua negara super power USSR (Uni Soviet) dan Amerika Serikat (AS) telah menjadi sebuah titik tolok baru umat
. Ilustrasi Alasan Sektor Luar Negeri Penting bagi Indonesia. Foto mengapa sektor luar negeri penting bagi Indonesia salah satunya untuk memenuhi kebutuhan yang tak tersedia atau tak diproduksi di dalam akhirnya, sektor luar negeri penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di dalam negeri. Salah satu contohnya melalui kegiatan ekspor. Untuk mengetahui alasan lain mengapa sektor luar negeri penting bagi indonesia, simak pembahasan lengkapnya di artikel Berita Bisnis berikut isiMengapa Sektor Luar Negeri Penting bagi Indonesia? Ini Alasannya1. Memperoleh Barang yang Tak Dapat Diproduksi di Negeri Sendiri2. Memperoleh Keuntungan dari Spesialisasi3. Memperluas Pasar dan Menambah KeuntunganFaktor Pendorong Kerja Sama dengan Sektor Luar Negeri Mengapa Sektor Luar Negeri Penting bagi Indonesia? Ini AlasannyaIlustrasi Alasan Sektor Luar Negeri Penting bagi Indonesia. Foto JamesonMenurut Sukirno dalam jurnal Peranan Perdagangan Internasional dalam Produktivitas dan Perekonomian oleh Hasoloan, sektor luar negeri menjadi penting bagi Indonesia terutama melalui perdagangan internasional karena hal-hal berikut ini1. Memperoleh Barang yang Tak Dapat Diproduksi di Negeri SendiriAda berbagai faktor yang memengaruhi perbedaan hasil produksi di setiap negara. Contohnya, kondisi geografi, iklim, tingkat penguasaan IPTEK, dan lainnya. Dengan memanfaatkan sektor luar negeri yang ada, setiap negara mampu memenuhi kebutuhan yang tak diproduksi Memperoleh Keuntungan dari SpesialisasiAlasan utama kegiatan perdagangan luar negeri adalah untuk memperoleh keuntungan yang diwujudkan oleh spesialisasi. Walau suatu negara dapat memproduksi suatu barang yang sama jenisnya dengan yang diproduksi negara lain, ada kalanya negara memutuskan mengimpor barang tersebut dari luar negeri dengan mempertimbangkan kualitas dan lainnya. 3. Memperluas Pasar dan Menambah KeuntunganTerkadang, para pengusaha tak dapat menjalankan alat produksinya secara optimal karena khawatir terjadi kelebihan produksi yang mengakibatkan turunnya harga produk adanya sektor luar negeri, pengusaha dapat menjalankan aktivitas produksinya secara maksimal dan menjual kelebihan produk tersebut keluar negeri ekspor-impor. Selain itu, transfer teknologi modern juga memungkinkan suatu negara mempelajari teknik produksi yang lebih efisien dan cara-cara manajemen yang lebih Pendorong Kerja Sama dengan Sektor Luar Negeri Ilustrasi Alasan Sektor Luar Negeri Penting bagi Indonesia. Foto JamesonBerikut faktor pendorong adanya kerja sama dengan sektor luar negeri melalui perdagangan internasional yang dikutip dari jurnal Dampak Perdagangan Internasional terhadap Pertumbuhan Ekonomi Indonesia pada tahun 2009-2019 oleh Yuni dan Hutabarat Potensi alam yang terbatas di dalam negeri. Untuk memenuhi kebutuhan barang dan jasa dalam negeri. Keinginan memperoleh keuntungan dan meningkatkan pendapatan negara. Adanya perbedaan kemampuan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengolah sumber daya ekonomi. Adanya kelebihan produk dalam negeri sehingga perlu pasar baru untuk menjual produk perbedaan keadaan seperti sumber daya alam, iklim, tenaga kerja, budaya, dan jumlah penduduk yang menyebabkan adanya perbedaan hasil produksi dan keterbatasan kesamaan selera terhadap suatu membuka kerja sama, hubungan politik, dan dukungan dari negara era globalisasi sehingga tak ada satu negara pun di dunia dapat hidup faktor yang memengaruhi hasil produksi?Apa yang terjadi jika perusahaan mengalami kelebihan produksi? Apa manfaat transfer teknologi modern dari sektor luar negeri?
- Setiap negara di dunia memliki tujuan serta kepentingannya masing-masing secara nasional termasuk Indonesia. Untuk mencapainya, diperlukan cara yang sering disebut politik yang terkait langsung dengan negara bersangkutan dan kekuasaan di dalamnya. Penerapan politik terkait langsung dengan negara dan kekuasaan. Selain itu terdapat pula pengambilan keputusan, kebijaksanaan, serta pembagian atau alokasi. Terkait politik luar negerinya, Indonesia menganut bebas dan aktif. Baca juga Pengertian Bela Negara dan Perwujudannya dalam Berbagai Aspek Kehidupan Baca juga Tolak Peluru Pengertian, Gaya, dan Cara Memegang Peluru yang Benar Lalu, apa itu politik bebas aktif? 1. Politik Bebas Aktif Setiap negara memiliki pandangan politik yang berbeda-beda termasuk Indonesia. Politik negara Indonesia berkesinambungan dengan dasar negaranya yaitu Pancasila. Secara teknis, politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif. Menurut Buku Pendidikan Kewarganegaraan Kelas 6 SD/MI bahwa bebas diartikan bebas dalam menentukan sikap dengan dunia internasional dan tidak memihak salah satu blok. Selain itu Indonesia juga bebas dalam menempuh caranya sendiri dalam menangani masalah yang sedang melanda di dalam maupun di luar negeri. Sedangkan aktif artinya turut dalam memperjuangkan terciptanya perdamaian dunia. Politik yang dipilih Indonesia tersebut memiliki tujuan yaitu a. Mewujudkan masyarakat adil, makmur, dan demokratis dalam NKRI. b. Membina persahabatan antarnegara di dunia. c. Menjalin kerjasama antarnegara dalam bidang ekonomi, sosial budaya, dan IPTEK. d. Mempertahankan kemerdekaan. Kemudian apa yang mendasari politik bebas-aktif yang dianut oleh negara Indonesia? 2. Dasar Pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia Dasar pelaksanaan politik luar negeri Indonesia yaitu a. Pancasiala sebagai landasan. b. UUD 1945 dan amandemennya. Landasan konstitusional Indonesia adalah UUD 1945 dan terkait politik luar negeri bebas aktif juga tertuang di dalamnya yaitu - Pada Pembukaan UUD 1945 alinea pertama yang berbunyi "....kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa". - Alinea keempat yang berbunyi "....ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial." - Pasal 11 ayat 1 yang berbunyi "Presiden....membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain." - Pasal 13 ayat 1 berbunyi "Presiden menerima penempatan duta negara lain." Setelah mengetahui dasar pelaksanannya maka apa peranan politik luar negeri Indonesia? 3. Peranan Politik Luar Negeri a. Peran Diplomatik Duta besar merupakan salah satu peranan penting dalam membuka sebuah hubungan dengan negara lain serta politik luar negeri termasuk Indonesia. Baca juga Iman kepada Malaikat Pengertian, Nama-nama, Tugas, dan Sifatnya Duta besar yang ditunjuk oleh presiden akan ditugasikan di Kedutaan Besar Republik Indonesia KBRI di suatu negara. Selain duta besar terdapat pula pejabat perwakilan dipolomatik yang ditempatkan di organisasi internasional. Fungsi dan tugas dari duta besar dan perwakilan diplomatik adalah Fungsi - Mewakili negara Indonesia di negara tempat tugas. - Mengemban kepentingan negara Indonesia serta WNI di negara tempat tugas. - Mengadakan persetujuan dengan pemerintah tempat tugas dan kerja sama kedua negara. Tugas - Mewakili negara Indonesia dalam hubungan bilateral. - Melindungi WNI di negara tempat bertugas dan meningkatkan hubungan internasional. b. Peranan Indonesia dalam Percaturan Internasional Indonesia telah melakukan upaya untuk mewujudkan politik yang bebas-aktif seperti mengadakan Konferensi Asia Afrika KAA dan menjadi anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa PBB. Selain itu, Indonesia juga memprakrasai dalam lahirnya gerakan Non-Blok GNB. - Konferensi Asia Afrika Presiden Kim Il Sung melakukan kunjungan balasan ke Indonesia dalam rangka acara memperingati HUT ke-10 Konferensi Asia Afrika pertama yang akan dilaksanakan di Bandung, Indonesia. Dokumen Kedubes Republik Rakyat Demokratik Korea Konferensi ini didasari adanya perseteruan antara Blok Barat yang dipimipin Amerika Serikat dan Blok Timur oleh Uni Soviet Rusia sekarang. Perseturuan tersebut mendorong negara-negara berkembang untuk membantu kedua blok tersebut dan lahirlah Konferensi Asia Afrika. Konferensi dilaksanakan pada tanggal 18-24 April 1955 di Bandung dan dibuka oleh Presiden Soekarno. Pada saat konferensi terpilihlah Ali Sastroamijoyo sebagai ketua dan Menteri Luar Negeri RI saat itu, Roeslan Abdul Gani didapuk sekretaris. Pertemuan tersebut menghasilkan sebuah rumusan yang disebut "Dasasila Bandung". Sedangkan manfaat dari adanya KAA yaitu 1. Mengobarkan semangat negara-negara kawasan Asia-Afrika untuk lepas dari penjajahan. 2. Mengurangi ketegangan dunia. 3. Mengupayakan penghapusan politik Apartheid di Afrika Selatan. Untuk pesertanya dihadiri oleh 29 negara. - Perserikatan Bangsa Bangsa PBB Indonesia masuk menjadi anggota PBB pada 27 September 1950. Peranan Indonesia yang paling mencolok adalah mengirim pasukan Garuda ke luar negeri dalam rangka memelihara perdamaian dunia. Menlu RI Retno Marsudi saat menyampaikan pernyataan dalam Debat Umum Sidang Pleno ke-67, Sidang Majelis Umum PBB yang berlangsung di Markas PBB, New York, AS, Kamis 20/05/2020. Foto Humas Kemlu Baca juga Pengertian Interval Lagu Lengkap dengan Urutan Tangga Nada dan Ciri-ciri Bunyinya Namun Indonesia pernah keluar dari PBB akibat konfrontasi dengan Malaysia dan kembali lagi pada 28 Desember 1966. Selain itu Indonesia juga pernah ditunjuk untuk menjadi Ketua Majelis Umum PBB tahun 1974. - Organisasi Negara-Negara Non-Blok Organisasi ini terbentuk oleh negara-negara yang tidak tergabung di dalam Blok Barat atau Timur. Tokoh-tokoh yang memprakarsai yaitu Suasana konferensi dan gambar pemrakarsa Gerakan Non-Blok. Tangkapan layar dari Arsip RI 1. Ir Soekarno Indonesia 2. Josep Broz Tito Yugoslavia 3. Gamal Abdul Naser Mesir 4. Pandit Jawaharlal Nehru India 5. Kwame Nkrumah Ghana Konferensi pertama kali dilaksanakan di Beograd, Yugoslavia pada tahun 1961 dan dihadiri oleh 23 negara. Hasil keputusannya dikenal dengan Deklarasi Beograd. Indonesia juga pernah menjadi tuan rumah di Jakarta pada September, 1992 dan dihadiri oleh 108 negara. Liestyo Poerwoto Artikel lain terkait Materi Sekolah
Politik Luar Negeri Indonesia Memahami Urgensi Kepentingan Nasional Dalam Bidang Politik dan EkonomiPolitik Luar Negeri Indonesia Memahami Urgensi Kepentingan Nasional Dalam Bidang Politik dan EkonomiPasca terjadinya Perang Dingin yang terjadi antara dua negara super power USSR Uni Soviet dan Amerika Serikat AS telah menjadi sebuah titik tolok baru umat manusia untuk memandang sebuah tatanan baru yang bersifat unipolar. Pada masa ini juga, tidak sedikit para scholar Ilmu Hubungan Internasional HI menyusun sebuah paradigma baru yang menggambarkan bahwa tidak adanya satu sistem pemerintahan dunia yang terpusat, sistem dunia merupakan sebuah sistem yang anarki, 1 dan negara menjadi sebuah aktor yang sangat memiliki pernan dominan. Paradigma persebut dapat secara jelas digambarkan melalui Teori Struktural Neo-realisme, yang telah membuktikan bahwa tatanan dunia cenderung bersifat anarki dan cenderung inward looking. Seperti yang telah disepakati oleh beberapa pemikir HI beraliran Neo-realisme Waltz 1979; Buzan 1993; Keohane 1986; dan Mearsheimer 2001 ada 6 konsep Neo-Realisme yang saling berkesinambungan; Anarchy, Structure, Capability, Distribution Of Power, Polarity, dan National Interest. 2 Kepentingan Nasional Jenis dan Konsep dari Neo-realisme Sebagai salah satu bagian dari konsep dasar Neo-realisme, dan masih berkesinambungan dengan paradigma dimana akhir dari berdirinya sebuah negara bukan merupakan pencapaian kedamaian Peace melainkan "State's Survival" maka dapat dikatakan bahwa "…the national Interest is the maximization of power in order to ensure the state's survival…" 3 .
- Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan PDIP Hasto Kristiyanto kembali mengingatkan kebijakan politik luar negeri Indonesia adalah bebas aktif. Keputusan ini terwujud sejak Konferensi Asia Afrika yang menghasilkan Dasasila Bandung di tahun 1955. Hasto menilai kebijakan tersebut masih relevan diterapkan pada masa kini. Kebijakan Presiden Joko Widodo Jokowi pun masih sejalan dengan hal itu “Ketika bapak presiden bertemu dengan Kanselir Jerman ditegaskan juga spirit Dasasila Bandung itu relevan. Sehingga tidak boleh ada pemimpin di republik ini yang membuat kebijakan luar negeri dan pertahanan termasuk proposal perdamaian dengan melupakan hakikat politik luar negeri bebas aktif,” kata Hasto di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu 7/6. Atas dasar itu, visi misi Ganjar Pranowo sebagai Capres PDIP pun akan menjadi visi misi. Dia mengingatkan Indonesia harus bisa memainkan peran untuk mengatasi ketegangan di sekitar kawasan, terlebih masalah Laut China Selatan agar tidak menjadi konflik terbuka. “Justru disitulah peran Indonesia, sehingga Pak Ganjar ini betul-betul merupakan pemimpin yang dipersiapkan untuk melanjutkan kepemimpinan dari Pak Jokowi,” jelas Hasto. Meski begitu, saat dikaitkan pernyataannya dengan proposal perdamaian Ukraina-Rusia yang disampaikan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Hasto menyebut sebenarnya Indonesia sudah memiliki pemahaman akan geopolitik. Karena itu, sejak awal PDIP sudah menanamkan geopolitik Bung Karno yang masih relevan untuk Indonesia sampai hari ini ke seluruh kader partai, termasuk Ganjar Pranowo. “Dan kalau Pak Ganjar bersikap, tidak akan terjadi kekeliruan ada penolakan proposal itu tidak ada. Karena ini tradisi bangsa,” ucap Hasto. Dia mencontohkan bagaimana Indonesia konsisten dari sejak 1955 menyuarakan kemerdekaan terhadap Palestina, yang juga disuarakan oleh Presiden Jokowi. Ganjar juga berani menyuarakan hal yang sama tanpa memikirkan efek elektoralnya. “Pak Ganjar berani menyatakan sikapnya terhadap hubungan Palestina, itu karena sudah ditanda tangani oleh Bung Karno, Ali Sastroamidjojo pada Konferensi Asia Afrika di Bandung, spirit Dasa Sila Bandung yang menurut Kanselir Jerman relevan sampai sekarang,” ucap Hasto. “Jadi Pak Ganjar justru akan memberikan roh di dalam politik luar negeri bebas aktif yang berakar dari sumbernya. Karena ada yang punya sumber-sumber lain,” sambungnya. Dia pun menegaskan, proposal perdamaian itu jelas seperti yang disampaikan Presiden Jokowi bahwa itu bukan berasal darinya. “Pak Jokowi menegaskan bahwa itu bukan dari presiden. Ini kan sudah sangat klir penjelasan dari bapak presiden. Dan semua harus satu nafas dengan kebijakan bapak presiden, tidak ada yang berbeda,” pungkasnya.
Jakarta - Peran Indonesia dalam hubungan internasional sudah dimulai sejak bangsa ini berdiri. Bahkan di dalam pembukaan Undang undang Dasar 1945 jelas disebutkan bahwa Indonesia bertekad turut serta melaksanakan ketertiban yang nantinya akan dicapai dari hubungan internasional adalah mewujudkan ketertiban serta perdamaian dunia. Peran Indonesia dalam hubungan internasional menggunakan politik luar negeri bebas dua pengertian dari politik luar negeri bebas aktif yaitu bebas dan aktif. Bebas berarti Indonesia memiliki kebebasan dalam menentukan pandangannya terhadap berbagai permasalahan internasional. Sedangkan aktif adalah Indonesia secara aktif memperjuangkan perdamaian dunia, memperjuangkan kebebasan, kemerdekaan dan keadilan di seluruh politik luar negeri Indonesia tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat. Bagian tersebut menyebutkan bahwa "... ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial ...". Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Indonesia memiliki corak tersendiri dalam melaksanakan politik luar begitu, tujuan suatu negara dalam melaksanakan politik luar negeri atau hubungan internasional adalah sama yaitu untuk perdamaian beberapa poin tentang peran Indonesia dalam hubungan internasional1. Mengirimkan duta besar ke beberapa negara atau menerima duta besar dari negara lain yang menjalin kerja sama dengan Mendukung gerakan zona bebas nuklir ke kawasan negara-negara anggota Association of Southeast Asian Nation ASEAN.3. Mendukung terselenggaranya ASEAN Free Trade Area AFTA di kawasan negara anggota Turut menentukan tarif rendah untuk beberapa jenis komoditas produk ASEAN melalui program Preference Trading Arrangement PTA.5. Turut berpartisipasi memberantas jaringan terorisme internasional dan peredaran obat-obat terlarang pada tingkat Peran Indonesia dalam hubungan internasional yang terakhir adalah turut berpartisipasi dalam kegiatan pertukaran pelajar dan mahasiswa dari dan ke luar Indonesia. lus/erd
Peranan Politik Luar Negeri Indonesia Dalam Bidang Ekonomi. Seorang Diplomat, selain menjadi representasi dari sebuah negara juga merupakan aktor pelaksana politik luar negeri foreign politic karena di dalam tugasnya, diplomat harus berperan merepresentasikan kebijakan politik luar negeri yang sudah diberlakukan oleh negara. Hal tersebut disampaikan oleh M. Lutfi Rauf, Duta Besar Indonesia untuk negara Thailand, dalam kuliah umum program studi Ilmu Hubungan Internasional UMY, pada Senin 16/05 di ruang sidang Gedung AR. Lutfi menyebutkan bahwa prioritas politik luar negeri di masa Jokowi saat ini antara lain melindungi dan memproteksi integritas territorial, atau dengan kata lain, melindungi dan mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia NKRI. Meskipun demikian, tugas ini tidak hanya dapat dilakukan oleh diplomat saja, melainkan juga seluruh masyarakat Indonesia. Selain itu, menjadi seorang Diplomat, Lutfi menambahkan, harus dapat menyelesaikan masalah Warga Negara Indonesia yang berada di luar negeri. Oleh karenanya, saat teror tersebut terjadi, WNI di Thailand tidak merasa cemas karena Kedubes sudah menjamin keamanan mereka. Jadi intinya, seorang diplomat juga harus bisa mendampingi warga negaranya dalam menyelesaikan permasalahan yang dialaminya. Hal ini karena Indonesia dinilai sebagai negeri yang besar dan memiliki potensi ekonomi di masa mendatang. Sebutkan 5 Peranan Politik Luar Negeri Indonesia Dibidang Ekonomi Salah satu kewajiban sebagai warga negara adalah menyukseskan Program Wajib Belajar 12 tahun yang diadakan pemerintah. Bagaimana cara kita mendukung p … rogram pemerintah tersebut? WAWASAN KEBANGSAAN 4 Konsesus Dasar Berbangsa dan Bernegara Perjuangan bangsa Indonesia yang waktu itu masih bersifat lokal ternyata tidak membawa hasil, karena belum adanya persatuan dan kesatuan, sedangkan di sisi lain kaum colonial terus menggunakan politik adu domba atau “devide et impera”. Kendati demikian, catatan sejarah perlawanan para pahlawan itu telah membuktikan kepada kita tentang semangat perjuangan bangsa Indonesia yang tidak pernah padam dalam usaha mengusir penjajah dari Nusantara. Sebaliknya kebijakan negara harus diputuskan seara rasional dimana semua komponen masyarakat di parlemen melalui wakil-wakil rakyat terlibat dalam proses pengambilan keputusan secara demokratis, partisipatoris dan sejajar yang bersendikan semangat gotong royong atau permufakatan demokrasi deliberatif. Sementara itu, alinea keempat memuat pernyataan mengenai keadaan setelah Negara Indonesia terbentuk dan aline ini memiliki huungan yang bersifat kausal organis dengan pasal-pasal UUD 1945. Perumusan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Dharmma Mangrwa oleh Mpu Tantular pada dasarnya adalah sebuah pernyataan daya kreatif dalam paya mengatasi keanekaragaman kepercayaan dan keagamaan, sehubungan dengan usaha bina negara kerajaan Majapahit kala itu. Dari peristiwa ini ada substansi yang dapat kita ambil yaitu keikhlasana para tokoh islam sehingga mereka rela mengorbankan kepentingan kelompoknya demi persatuan dan kesatuan bangsa.
peranan politik luar negeri indonesia dalam bidang ekonomi